Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Negosiasi Gaji Saat Interview

Kita akan membahas mengenai tips negosiasi gaji saat interview supaya kamu akan mendapatkan gaji yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Sebab gaji merupakan salah satu bentu aspresiasi kamu terhadap skill yang nantinya diberikan kepada perusahaan.

Dalam menentukan gaji di saat interview juga tidak sembarang terutama jangan terlalu menaikan secara tinggi. Sebab ada perhitungan standar yang memang pada posisi bidang yang dipilih, gaji nantinya dilihat dari skill dan kemampuan.

Tentang negosiasi gaji saat interview

Sebab hamper 70% saat melamar pekerjaan di saat interview pasti akan melakukan nego gaji terutama yang memiliki pengalaman.

Dan sisanya 30% adalah pelamar yang ingin gaji standar umr dan memang rata-rata untuk lulusan baru.

Apakah kamu termasuk di dalam 70% atau bagian 30%?

Di mana HR pasti akan menawarkan kamu nominal gaji di saat selesai wawancara untuk menyepakati angka yang diinginkan.

Kemudian kamu akan memberikan berupa nominal yang ingin diberikan.

Hal yang harus kamu perhatikan ketika saat negosiasi gaji adalah apakag gaji itu bersifat flat selamanya mendapatkan nominal segitu.

Atau aka nada kenaikan dari tahun ke tahun dengan nominal gajih berbeda dan tambahan bonus.

Penting hukumnya kamu menanyakan seperti ini. Jika terdapat uang kesehatan, makan, kenaikan gaji sebaiknya kamu jangan meminta terlalu tinggi dan mintalah standar gaji yang sesuai dengan perhitungan.

Sebab hal itu akan menjadi boomerang jika kamu minta terlalu tinggi, sebab HR tentunya akan melakukan seleksi dengan gaji yang dipertimbangkan dibawahnya dan melihat potensi kerjanya terlebih dahulu.

Tentunya banyak perusahaan melihat seorang pegawainya nanti apakah layak atau tidaknya mendapatkan gaji tinggi dilihat dari kinerja yang diberikan oleh perusahaan tersebut.

Jika kanidat dalam waktu 1-3 bulan memberikan hasil yang positif bagi perusahaan. Tentunya pihak perusahaan juga akan memberikan kenaikan yang layak dengan terms dan kondisi di saat kamu melakukan nego gaji.

4 Tips negosiasi gaji saat interview agar berhasil

Setidaknya ada beberapa hal poin yang perlu kamu perhatikan dalam melakukan negosiasi gaji di saat interview.

Jangan berbicara gaji terlebih dahulu

Di saat interview pastikan jangan menanyakan angka gaji yang akan diterima nantinya. Kamu sedikit perlu bersabar hingga proses akhir dari interview.

Sebab pada nantinya HR akan menanyakan mengenai gaji yang ingin diharapkan olehmu di akhir sesi wawancara.

Jika sudah akhir sesi dan HR menanyakan mengenai gaji yang ingin diterima pastikan kamu menanyakan poin penting seperti apakah tersedia info gaji tambahan seperti kesehatan, uang makan dll selain gaji pokok.

Dan kamu jangan sekali-sekali langsung menembak dengan angka yang langsung mengarah ke angka yang diinginkan.

Khusus fresh graduate hal pertama kali di tanya gaji adalah pastikan menggunakan nominal umr pada masing-masing daerah.

Misalnya saja Jakarta kamu bisa meminta range dari Rp 4,9 juta. Hal ini disebabkan untuk menjaga agar peluang besar untuk lolos ke tahap berikutnya.

Pemilihan gaji di atas angka umr jika pengalaman

Hal yang harus kamu pahami ketika negosiasi gaji selanjutnya adalah melakukan taksiran gaji tertinggi dibidang tersebut.

Misalnya saja jika kamu memiliki gaji sebelumnya Rp 5 juta diperusahaan lama dan ingin melakukan resain serta sedang interview ditempat lain.

Di dalam cv ada yang namanya prestasi dan hasil pencapaian yang sudah dilakukan sebelumnya.

Jika kamu ingin menaikan gaji gunakan rumus 20-30% dari angka gaji sebelumnya dan di tambah bonus kinerja gaji jika tercapai.

Jadi gaji yang kamu berikan adalah Rp 6,5 juta dengan kenaikan 30%. Dan pastikan kamu juga meminta kenaikan setiap tahun sesuai dengan prestasi yang diberikan untuk perusahaan.

Dan jangan pernah takut untuk meminta kenaikan gaji dari posisi nominal sebelum bekerja.

Tunjukan kegunaan gaji kamu jika ditanya HR

Tidak semua HR akan menanyakan gaji yang kamu terima nantinya berguna untuk apa saja?

Hal ini bisa kamu berikan value berupa kemampuan daam bernegosiasi gaji. Selain kamu menjelaskan mengenai kompetinsi, pencapaian dan segudang pengalaman yang dibawa.

Pastikan kamu memberikan alasan yang kuat lainnya jika suatu saat di tanya HR.

Hal yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan nilai dari kenaikan gaji kamu adalah cicilan, beban biaya tanggung seperti keluarga dan anak, sekolah dan kesehatan.

Biasanya jika HR menanyakan hal seperti ini kemungkinan, HR akan mempertimbangkan lebih di prioritaskan kamu nantinya untuk lolos ke tahap berikutnya.

Dan memang tidak di tanya untuk chance lolos interview saat proses gaji sebesar 50% - 50%.

Percaya diri

Ketika di tanya mengenai negosiasi gaji yang ditawarkan oleh perusahaan, pastikan kamu memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Di mana hal ini akan membuat kamu tidak gugup dan salah dalam melakukan pengucapan. Selain itu jika kamu di tawar dengan gaji yang rendah pastikan kamu sesuai dengan permintaan yang kamu inginkan.

Dan jangan lupa tunjukan benefit dari failitas yang di dapatkan selain gaji seperti bonus, uang lembur, bpjs, asuransi dan cuti.

Dengan adanya benefit lain misalnya kamu di nego, kamu dapat membayangkan beberapa gaji pokok yang di terima dan uang tambahan lainnya diluar gaji pokok.